Mengenal WH Questions: Apa Itu, Jenis, dan Contohnya Biar Gak Bingung!
Pernahkah kamu belajar bahasa Inggris dan bertemu dengan kata-kata seperti who, what, when, where, why, atau how? Kata-kata ini adalah fondasi utama untuk membuat pertanyaan yang informatif. Dalam dunia belajar bahasa, mereka punya nama khusus: WH Questions.
Apa Itu WH Question?¶
Secara sederhana, WH Question adalah jenis pertanyaan yang digunakan untuk meminta informasi spesifik tentang sesuatu. Berbeda dengan pertanyaan yes/no (pertanyaan yang jawabannya cukup ya atau tidak), WH Question membutuhkan jawaban yang lebih detail dan menjelaskan. Tujuannya adalah untuk menggali lebih dalam, mengetahui rincian, latar belakang, alasan, atau cara terjadinya sesuatu.
Ketika kamu ingin tahu siapa yang melakukan sesuatu, apa yang terjadi, kapan kejadiannya, di mana lokasinya, mengapa itu bisa terjadi, atau bagaimana prosesnya, saat itulah kamu menggunakan WH Question. Mereka adalah alat vital dalam komunikasi sehari-hari maupun dalam konteks yang lebih formal, seperti wawancara, investigasi, atau diskusi. Tanpa WH Question, percakapan akan terasa dangkal dan sulit mendapatkan informasi yang kita butuhkan.
Mengapa Disebut WH Question?¶
Nama “WH Question” itu sendiri cukup straightforward. Kebanyakan kata tanya dalam kelompok ini di bahasa Inggris diawali dengan huruf “W” dan “H”. Coba perhatikan lagi: Who, What, When, Where, Why. Semuanya dimulai dengan ‘WH’. Nah, ada satu pengecualian yang paling terkenal, yaitu How. Meskipun tidak diawali dengan ‘WH’, How punya fungsi yang serupa dalam meminta informasi detail, yaitu tentang cara atau metode, sehingga ia juga dimasukkan ke dalam keluarga besar WH Question. Karena sebagian besar anggotanya berawalan ‘WH’, nama ini pun melekat untuk seluruh kelompok kata tanya informatif ini.
Nama ini memudahkan kita untuk mengidentifikasi jenis pertanyaan ini dan membedakannya dari jenis pertanyaan lain dalam bahasa Inggris, seperti yes/no questions yang biasanya dimulai dengan kata kerja bantu (seperti Is, Are, Do, Does, Did, Have, Has, Will, Can, dll.). Jadi, kalau ada pertanyaan yang dimulai dengan salah satu kata ini, kemungkinan besar itu adalah WH Question yang membutuhkan jawaban spesifik.
Mengenal Para Anggota WH Questions¶
Setiap anggota keluarga WH Questions punya peran dan fungsi uniknya masing-masing. Mereka menanyakan aspek yang berbeda dari suatu peristiwa, objek, atau orang. Mari kita bedah satu per satu.
1. Who (Siapa)¶
Who digunakan untuk menanyakan tentang orang. Kamu menggunakannya ketika ingin mengidentifikasi subjek atau objek dalam sebuah kalimat yang merupakan seseorang.
- Fungsi: Menanyakan identitas seseorang (pelaku, penerima tindakan, dll.).
- Contoh Pertanyaan:
- Who is coming to the party tonight? (Siapa yang datang ke pesta malam ini?)
- Who did you talk to yesterday? (Kamu bicara dengan siapa kemarin?)
- Who wrote that famous book? (Siapa yang menulis buku terkenal itu?)
- Who is your best friend? (Siapa sahabat terbaikmu?)
- Contoh Jawaban:
- Sarah is coming to the party. (Sarah yang datang ke pesta.)
- I talked to my teacher. (Saya bicara dengan guru saya.)
- J.K. Rowling wrote that book. (J.K. Rowling yang menulis buku itu.)
- My best friend is Alex. (Sahabat terbaikku adalah Alex.)
Menariknya, Who bisa bertindak sebagai subjek pertanyaan (menanyakan siapa yang melakukan sesuatu) atau objek pertanyaan (menanyakan kepada siapa tindakan itu dilakukan). Ketika Who menjadi subjek, strukturnya seringkali lebih sederhana karena Who langsung diikuti oleh kata kerja (setelah disesuaikan dengan tenses), tanpa kata kerja bantu seperti do/does/did, kecuali jika kata kerja bantunya memang bagian dari tenses (misalnya is/are untuk present continuous). Contoh: Who knocked on the door? (Siapa yang mengetuk pintu?).
2. What (Apa)¶
What adalah kata tanya yang paling serbaguna. Ia digunakan untuk menanyakan tentang benda, ide, aktivitas, atau informasi umum tentang sesuatu.
- Fungsi: Menanyakan tentang benda/hal, ide, tindakan, deskripsi, atau informasi umum.
- Contoh Pertanyaan:
- What is your favorite color? (Apa warna favoritmu?)
- What are you doing right now? (Apa yang sedang kamu lakukan sekarang?)
- What happened yesterday? (Apa yang terjadi kemarin?)
- What do you think about this idea? (Apa pendapatmu tentang ide ini?)
- What kind of music do you like? (Jenis musik apa yang kamu suka?)
- Contoh Jawaban:
- My favorite color is blue. (Warna favoritku biru.)
- I’m reading a book. (Saya sedang membaca buku.)
- There was a small accident. (Ada kecelakaan kecil.)
- I think it’s a great idea. (Saya pikir itu ide yang bagus.)
- I like pop music. (Saya suka musik pop.)
What juga bisa digunakan bersama kata benda lain untuk menanyakan tentang jenis atau spesifikasi (What kind of…, What time…, What day…). Kata ini esensial untuk mendapatkan deskripsi atau penjelasan tentang hal-hal non-manusia.
3. When (Kapan)¶
When digunakan untuk menanyakan tentang waktu. Ini bisa spesifik (jam, tanggal) atau umum (hari, bulan, tahun, periode waktu).
- Fungsi: Menanyakan waktu terjadinya sesuatu.
- Contoh Pertanyaan:
- When did you arrive? (Kapan kamu tiba?)
- When is your birthday? (Kapan ulang tahunmu?)
- When will the meeting start? (Kapan rapatnya akan dimulai?)
- When was the last time you saw her? (Kapan terakhir kali kamu melihatnya?)
- Contoh Jawaban:
- I arrived an hour ago. (Saya tiba satu jam lalu.)
- My birthday is in December. (Ulang tahun saya di bulan Desember.)
- The meeting will start at 10 AM. (Rapatnya akan dimulai jam 10 pagi.)
- I saw her last week. (Saya melihatnya minggu lalu.)
Menanyakan “When” membantu kita menyusun kronologi kejadian atau merencanakan aktivitas berdasarkan jadwal. Kata-kata atau frasa yang menjadi jawaban “When” biasanya adalah keterangan waktu (adverb of time).
4. Where (Di Mana/Ke Mana)¶
Where digunakan untuk menanyakan tentang lokasi, tempat, atau posisi. Ini bisa berupa lokasi fisik, tujuan, atau asal.
- Fungsi: Menanyakan lokasi, tempat, atau arah.
- Contoh Pertanyaan:
- Where do you live? (Kamu tinggal di mana?)
- Where are you going? (Kamu mau pergi ke mana?)
- Where did you put the keys? (Kamu taruh kuncinya di mana?)
- Where is the nearest train station? (Di mana stasiun kereta terdekat?)
- ** contoh Jawaban:**
- I live in Jakarta. (Saya tinggal di Jakarta.)
- I’m going to the supermarket. (Saya mau pergi ke supermarket.)
- I put them on the table. (Saya taruh di atas meja.)
- It’s just around the corner. (Letaknya di tikungan saja.)
Jawaban untuk pertanyaan “Where” biasanya berupa keterangan tempat (adverb of place) atau frasa preposisional yang menunjukkan lokasi atau arah.
5. Why (Mengapa)¶
Why adalah kata tanya yang paling sering digunakan untuk menggali alasan atau penyebab sesuatu. Pertanyaan Why mendorong penjelasan yang lebih dalam, bukan sekadar fakta.
- Fungsi: Menanyakan alasan, penyebab, atau tujuan.
- Contoh Pertanyaan:
- Why are you late? (Mengapa kamu terlambat?)
- Why did he leave so early? (Mengapa dia pergi begitu cepat?)
- Why do you want to learn English? (Mengapa kamu ingin belajar bahasa Inggris?)
- Why is the sky blue? (Mengapa langit berwarna biru?)
- Contoh Jawaban:
- Because the traffic was bad. (Karena macetnya parah.)
- Because he had an important appointment. (Karena dia ada janji penting.)
- Because I want to work abroad. (Karena saya ingin bekerja di luar negeri.)
- Because of how light is scattered in the atmosphere. (Karena bagaimana cahaya dihamburkan di atmosfer.)
Jawaban untuk Why biasanya dimulai dengan Because… (karena…) atau frasa lain yang menunjukkan alasan atau tujuan. Pertanyaan Why sangat penting untuk pemahaman mendalam dan pemikiran kritis.
6. How (Bagaimana)¶
Meskipun tidak berawalan ‘WH’, How termasuk dalam keluarga WH Questions karena fungsinya yang meminta informasi spesifik. How digunakan untuk menanyakan cara, metode, kondisi, kualitas, atau tingkat sesuatu.
- Fungsi: Menanyakan cara, metode, kondisi, kualitas, atau jumlah/tingkat (dengan kata sifat/keterangan).
- Contoh Pertanyaan:
- How did you do that? (Bagaimana kamu melakukan itu?)
- How are you feeling? (Bagaimana perasaanmu?)
- How do you get to school? (Bagaimana kamu pergi ke sekolah? / Naik apa?)
- How much does this cost? (Berapa harga ini?) -> Menggunakan How + much untuk benda tak terhitung.
- How many people were there? (Ada berapa banyak orang di sana?) -> Menggunakan How + many untuk benda terhitung.
- How old are you? (Berapa umurmu?) -> Menggunakan How + old menanyakan umur/usia.
- How often do you exercise? (Seberapa sering kamu berolahraga?) -> Menggunakan How + often menanyakan frekuensi.
- Contoh Jawaban:
- I followed the instructions carefully. (Saya mengikuti instruksinya dengan hati-hati.)
- I’m feeling much better, thanks. (Saya merasa jauh lebih baik, terima kasih.)
- I usually take the bus. (Saya biasanya naik bus.)
- It costs Rp 50.000. (Harganya Rp 50.000.)
- There were about twenty people. (Ada sekitar dua puluh orang.)
- I am twenty-five years old. (Saya berumur dua puluh lima tahun.)
- I exercise three times a week. (Saya berolahraga tiga kali seminggu.)
How sangat fleksibel karena bisa digabungkan dengan kata sifat (adjective) atau kata keterangan (adverb) untuk menanyakan tentang tingkat, ukuran, usia, frekuensi, dll. (How old, How tall, How much, How many, How often, How long, dst.).
7. Anggota Tambahan: Which & Whose¶
Di luar Who, What, When, Where, Why, How, ada juga kata tanya lain yang kadang dimasukkan dalam kategori WH Questions, yaitu Which dan Whose.
- Which (Yang Mana): Digunakan ketika ada pilihan terbatas. Menanyakan tentang benda atau orang dari sekelompok pilihan.
- Which color do you prefer, blue or green? (Warna mana yang kamu lebih suka, biru atau hijau?)
- Which student finished the test first? (Siswa yang mana yang menyelesaikan tes lebih dulu?)
- Whose (Milik Siapa): Digunakan untuk menanyakan kepemilikan.
- Whose car is this? (Ini mobil milik siapa?)
- Whose turn is it? (Giliran siapa sekarang?)
Kedua kata ini juga berawalan ‘WH’ dan berfungsi meminta informasi spesifik, sehingga wajar jika sering digabungkan dengan keluarga WH Questions utama.
Struktur Umum WH Questions¶
Meskipun ada sedikit variasi, terutama ketika WH word berfungsi sebagai subjek, struktur umum WH Question dalam bahasa Inggris biasanya mengikuti pola ini:
WH word + Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb) + Subjek + Kata Kerja Utama (Main Verb) + …
Mari kita lihat contohnya:
- When (WH word) did (Auxiliary: do/does/did) you (Subjek) arrive (Main Verb)?
- What (WH word) are (Auxiliary: be - is/am/are) you (Subjek) doing (Main Verb)?
- Where (WH word) does (Auxiliary: do/does/did) he (Subjek) work (Main Verb)?
- Why (WH word) is (Auxiliary: be - is/am/are) she (Subjek) crying (Main Verb)?
- How (WH word) can (Auxiliary: modal verb) we (Subjek) fix (Main Verb) this?
Kata kerja bantu yang digunakan tergantung pada tenses kalimatnya (do/does/did untuk Simple Present dan Simple Past, is/am/are untuk Continuous tenses, have/has/had untuk Perfect tenses, will/would/can/could/should/must untuk Modal Verbs).
Namun, seperti disebutkan sebelumnya, jika WH word (Who atau What) bertindak sebagai subjek pertanyaan, struktur kata kerja bantunya sering dihilangkan (kecuali kata kerja bantu be atau modal verbs). Contoh: Who came to the party? (Who = subjek, came = main verb - tidak perlu did). What caused the problem? (What = subjek, caused = main verb - tidak perlu did). Ini adalah poin penting yang sering membuat bingung pembelajar bahasa Inggris.
Fungsi Penting WH Questions dalam Komunikasi¶
WH Questions bukan sekadar aturan tata bahasa; mereka adalah alat yang sangat kuat dalam berkomunikasi. Beberapa fungsi pentingnya antara lain:
- Mendapatkan Informasi: Ini adalah fungsi paling dasar. WH Questions memungkinkan kita memperoleh fakta, detail, dan penjelasan yang dibutuhkan.
- Memulai Percakapan: Pertanyaan seperti “What did you do today?” atau “Where are you from?” seringkali menjadi pembuka percakapan yang baik.
- Memperdalam Pemahaman: Dengan menanyakan Why atau How, kita bisa memahami alasan di balik suatu peristiwa atau cara kerjanya, bukan sekadar fakta permukaan.
- Mengembangkan Pemikiran Kritis: Mengajukan WH Questions pada diri sendiri atau orang lain adalah cara efektif untuk menganalisis informasi, mengevaluasi situasi, dan membuat kesimpulan yang lebih baik.
- Menunjukkan Ketertarikan: Ketika kamu bertanya tentang seseorang (Who, What, Where they live, Why they do something), kamu menunjukkan bahwa kamu tertarik pada mereka dan apa yang mereka katakan.
- Mengklarifikasi: Jika ada yang tidak jelas, WH Questions bisa membantu mendapatkan kejelasan. “What exactly do you mean by that?” atau “When did you say that would happen?”
Dalam konteks pembelajaran, kemampuan membentuk dan memahami WH Questions sangat krusial. Mereka muncul di mana-mana, dari teks bacaan, dialog, instruksi, hingga soal ujian. Menguasainya adalah langkah besar dalam kefasihan berbahasa Inggris.
Tips Jago Bertanya Pakai WH Questions¶
Menguasai WH Questions butuh latihan, tapi ada beberapa tips yang bisa membantumu:
- Pahami Fungsi Setiap Kata: Pastikan kamu tahu dengan jelas kapan menggunakan Who, kapan What, kapan When, dst. Jangan sampai tertukar!
- Perhatikan Tenses: Struktur kata kerja bantu sangat bergantung pada tenses yang kamu gunakan. Did untuk masa lalu, do/does untuk kebiasaan atau fakta, are/is untuk yang sedang terjadi, dll.
- Latihan Membentuk Pertanyaan: Ambil sebuah kalimat pernyataan (misalnya, She bought a new car yesterday) dan coba buat berbagai WH Questions darinya:
- Who bought a new car yesterday? (Menanyakan subjek)
- What did she buy yesterday? (Menanyakan objek)
- When did she buy a new car? (Menanyakan waktu)
- Latihan Menjawab Pertanyaan: Saat mendengar atau membaca WH Question, coba identifikasi kata tanyanya dan jenis informasi apa yang diminta, lalu formulasikan jawaban yang spesifik dan relevan.
- Perbanyak Dengar dan Baca: Perhatikan bagaimana penutur asli menggunakan WH Questions dalam percakapan, film, lagu, atau tulisan. Ini akan memberimu feel yang lebih baik untuk strukturnya.
- Jangan Takut Salah: Saat berlatih bicara, wajar jika strukturmu belum sempurna. Yang penting adalah mencoba dan belajar dari kesalahan. Orang lain biasanya tetap bisa memahami maksudmu meskipun ada kesalahan tata bahasa kecil.
Image just for illustration
Fakta Menarik Seputar Pertanyaan¶
- Para psikolog dan pendidik sering menekankan pentingnya mengajukan WH Questions (terutama Why dan How) dalam proses belajar dan berpikir kritis. Pertanyaan-pertanyaan ini mendorong eksplorasi dan analisis.
- Dalam jurnalistik, WH Questions adalah dasar dari “5W+1H” (Who, What, When, Where, Why + How), yang merupakan elemen penting dalam melaporkan berita secara lengkap.
- Ada penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak yang sering mengajukan pertanyaan (terutama pertanyaan Why) cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan belajar yang lebih baik.
- Di beberapa bahasa, kata tanya bisa diletakkan di akhir kalimat, berbeda dengan bahasa Inggris yang umumnya di awal. Struktur WH Question bahasa Inggris cukup khas.
Tabel Rangkuman WH Questions¶
Untuk memudahkan kamu mengingat, ini dia tabel ringkasan para anggota WH Questions:
| WH Word | Fungsi Utama | Contoh Pertanyaan Singkat |
|---|---|---|
| Who | Menanyakan orang (siapa) | Who is there? |
| What | Menanyakan benda, hal, ide, tindakan (apa) | What is that? |
| When | Menanyakan waktu (kapan) | When did it happen? |
| Where | Menanyakan tempat atau lokasi (di mana/ke mana) | Where are you? |
| Why | Menanyakan alasan atau penyebab (mengapa) | Why did you do that? |
| How | Menanyakan cara, metode, kondisi (bagaimana) | How does it work? |
| Which | Menanyakan pilihan (yang mana) | Which one do you want? |
| Whose | Menanyakan kepemilikan (milik siapa) | Whose phone is ringing? |
Tabel ini bisa jadi panduan cepat saat kamu ragu menggunakan kata tanya yang tepat. Ingat, semakin sering kamu menggunakan dan mendengar WH Questions, semakin natural rasanya bagimu.
Penutup dan Ajakan Berinteraksi¶
Nah, sekarang kamu sudah lebih paham kan apa itu WH Question, kenapa disebut begitu, siapa saja anggotanya, bagaimana strukturnya, dan betapa pentingnya mereka dalam komunikasi. Menguasai WH Questions adalah langkah fundamental untuk bisa berkomunikasi dengan lebih efektif dan mendapatkan informasi yang kamu butuhkan. Teruslah berlatih, baik dalam berbicara maupun menulis. Jangan ragu untuk bertanya (menggunakan WH Questions tentunya!) jika ada yang belum jelas.
Punya pertanyaan lain tentang WH Questions? Atau mungkin kamu punya tips jitu belajar bahasa Inggris lainnya? Yuk, bagikan di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar